Template tag pada wordpress

membuat tema wordpress

Kegunaan template tag

Template tag digunakan untuk mengambil konten dari database. Kontennya bisa apa saja, mulai dari title, deskripsi dan masih banyak yang lainnya.

Template tag juga salah satu metode yang sangat mudah untuk menarik atau mengambil konten ke dalam tema Anda. Berikut kegunaan template tag yang paling menonjol:

  • dapat mencetak konten dinamis
  • dapat digunakan dalam beberapa file tema
  • memisahkan tema menjadi bagian-bagian yang lebih kecil

Komponen template tag

Template tag hanyalah sebuah kode kecil yang memberi tahu WordPress untuk mendapatkan sesuatu data dari database, dan itu dipecah menjadi tiga komponen:

  • Sebuah tag kode PHP
  • Fungsi WordPress
  • Parameter opsional

Anda dapat menggunakan template tag untuk memanggil file lain dari tema Anda atau mendapatkan informasi dari database.

Misalnya, template tag memanggil get_header() itu sama saja memberi tahu WordPress untuk mendapatkan template file header.php.

Demikian juga, get_footer() memberi tahu WordPress untuk mendapatkan template file footer.php.

Ada juga jenis template tag lainnya:

  • the_title() – memberi tahu WordPress untuk mendapatkan judul halaman atau posting dari database dan memasukkannya.
  • bloginfo('name') – memberi tahu WordPress untuk mengeluarkan judul blog dari database dan memasukkannya ke dalam template file.

Jika Anda melihat lebih dekat pada contoh terakhir, Anda juga akan melihat bahwa ada parameter di antara tanda kurung. Parameter memungkinkan Anda melakukan dua hal:

  1. meminta informasi tertentu.
  2. memformat informasi dengan cara tertentu.
Informasi: Jangan khawatir, untuk semua contoh akan dibahas di tutorial yang lainnya

Alasan menggunakan template tag

Dengan mengenkapsulasi semua kode menjadi potongan yang kecil, template tag membuatnya sangat mudah untuk menyertakan berbagai bagian template file dalam tema dan juga untuk memelihara tema.

Hal ini jauh lebih mudah untuk membuat satu  template file header.php dan dimiliki untuk semua template file pada tema, satu file tema menggunakan get_header() dari pada menyalin dan menyisipkan kode ke setiap file tema. 

Itu juga membuat perawatan lebih mudah. Setiap kali Anda membuat perubahan pada header.php Anda, perubahan tersebut secara otomatis dibawa ke semua template file tema yang lain.

Alasan lain untuk menggunakan template tag adalah untuk menampilkan data dinamis, yaitu data dari database. Di header Anda misalnya, Anda dapat menyertakan tag title secara manual , seperti:

<title>Website pribadi</title>

Namun, melakukan ini berarti mengedit tema Anda secara manual setiap kali Anda ingin mengubah judul disitus web Anda. Sebaliknya, lebih mudah untuk menyertakan template tag bloginfo('name'), yang secara otomatis mengambil judul situs dari database.

Informasi: Jangan khawatir, untuk semua contoh akan dibahas di tutorial yang lainnya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *