Perbedaan Antara Shared Hosting, VPS Dan Dedicated

Terdapat perbedaan antara shared hosting, VPS dan dedicated server. Ketiganya memiliki kelebihan dan

Shared Hosting

perbedaan ilustrasi shared hosting

Shared hosting adalah jenis paket hosting yang paling populer dan paling murah. Ini sangat cocok bagi para pemula atau orang awam.

Sesuai dengan namanya, shared hosting berarti berbagi server dengan banyak situs lain. Artinya, di shared hosting ribuan situs web disimpan dan dihosting di satu server dan akan menggunakan sumber daya server berbagi seperti: ram, ruang disk, CPU dan yang lainnya.

Jika kita ilustrasikan, menggunakan paket shared hosting seperti tinggal di kompleks apartemen besar. Anda akan tinggal di gedung yang sama dan berbagi sumber daya seperti taman, tempat parkir, kolam berenang dan yang lainnya.

Perusahaan hosting menawarkan paket shared hosting dengan harga yang jauh lebih rendah dengan menempatkan banyak situs dalam satu mesin. Tapi itu juga memiliki kekurangan serta kelebihannya. Untuk itu mari kita bahas.

Shared Hosting cocok untuk:

  • Website pribadi
  • Website Blog dengan trafik yang rendah
  • Website Portofolio
  • Pengguna awam atau pemula dll.

Kelebihan Shared Hosting

  • Mudah digunakan sekalipun pemula atau orang awam
  • Akses ke Control Panel 
  • Tidak menuntut user untuk paham hal-hal teknis
  • Layanan hosting paling murah dll.

Kekurangan Shared Hosting

  • Berbagi sumber daya server seperti RAM, CPU, Harddisk dll
  • Sering terkena dampak error karena trafik yang tinggi
  • Jika pengguna lain menggunakan resource berlebih, pengguna lain kena imbasnya
  • Tidak memberikan akses root
  • Jika satu akun bermasalah misal melakukan spam dan IP server terblock di beberapa layanan email maka semua terkena imbasnya

VPS (Virtual Private Server)

VPS kepanjangan dari Virtual Private Server. Seperti namanya, ia memiliki mesin virtual yang hampir milik Anda (pribadi).

Dengan VPS, server fisik dipartisi menjadi beberapa server virtual yang masing-masing bisa memasang lapisan virtual di atas sistem operasi server. Dan server VPS menggunakan mesin yang sama untuk beberapa situs web seperti shared hosting tetapi situs webnya akan lebih sedikit.

Itu artinya, Anda masih tetap berbagi server fisik dengan pengguna lain. Hanya saja, Anda akan memperoleh satu set resource khusus yang tidak terkena dampak bila website pengguna lain mengalami error atau lonjakan trafik. Tentu saja hal ini sangat berbeda dengan shared hosting.

Jika kita ilustrasikan dalam hal ini, Anda menyewa apartemen – Anda tidak secara langsung berbagi kamar dan sumber daya dengan pemilik situs web lain, tetapi Anda masih tunduk pada batasan sumber daya yang lebih besar dari bangunan itu sendiri.

ilustrasi perbedaan vps

Misalnya, jika semua orang menyalakan listrik mereka sepenuhnya, seluruh kompleks akan cepat habis. Jika semua situs menggunakan ruang bandwidth maksimum, semua orang akan mengalami pelambatan.

VPS menjadikannya metode hosting yang ideal untuk situs yang mempunyai trafik yang lumayan tinggi. Dengan strategi ini, Anda akan mengalami waktu pemuatan yang lebih cepat, keamanan yang ditingkatkan, dan kinerja situs secara keseluruhan yang ditingkatkan.

Salah satu point yang menonjol dari VPS itu sendiri bahwa, VPS lebih aman daripada shared hosting, karena alasan alokasi atau pemisahan virtual dan karena jumlah situs web di server yang lebih sedikit. Kemungkinan terkena dampak juga semakin rendah. 

Meskipun ini bukan yang paling aman, karena pada akhirnya situs web masih dihosting di satu server. Namun, mereka lebih aman daripada shared hosting.

VPS cocok untuk:

  • Pengguna yang sedang membangun bisnis dengan skala menengah ke atas
  • Pengguna yang memiliki budget besar dan ingin ‘berinvestasi’ lebih di website
  • Pengguna yang memang mempunyai trafik yang tinggi

Kelebihan VPS

  • Memberikan akses root ke server pengguna
  • Kapasitas ram dan bandwidth yang lebih banyak dan mudah diupgrade
  • Tidak akan terkena dampak dari trafik situs lain dalam satu server
  • Lebih stabil dan cepat dibandingkan shared hosting

Kekurangan VPS

  • Biaya berlangganan lebih mahal
  • Pengguna wajib punya pemahaman akan hal-hal teknis

Perbedaan VPS Manage dan Unmanage

Mungkin kalian pernah mendenger jika VPS sendiri terbagi dua macam, yaitu terdapat Manage VPS dan Unmanage VPS. Apakah kalian tahu Perbedaan dari masing-masing VPS tersebut? dan Anda bingung harus menggunakan VPS yang mana saat akan membeli?

Managed dan Unmanaged pada dasarnya memiliki perbedaan pada layanan. Perbedaan ini sangatlah signifikan jika dilihat dari segi layanan. Kapan kita membutuhkan VPS managed dan kapan juga kita menggunakan VPS Unmanaged. Dari pada kita bingung mari simak penjelasan dibawah ini:

VPS Manage

VPS Managed merupakan layanan ekstra yang diberikan provider pada produk mereka berupa memanaged server. Managed server ini berupa memantau ( memonitoring ) server, melakukan optimasi server, menjaga keamanan pada server, dan menjalankan saran atau permintaan apa yang diminta oleh user yang menggunakan layanan ini.

Layanan ini dikhususkan bagi mereka yang tidak mengerti atau tidak paham sama sekali mengenai seluk beluk server dari awal pembuatan website hingga akhir pembuatan website termasuk dalam maintenance website dan penanganan jika nantinya server tersebut terdapat bermacam-macam masalah seperti serangan yang berakibat lambatnya server dalam bekerja.

Untuk biaya pada VPS Managed ini bisa dibilang lebih mahal dari pada VPS Unmanaged, karena semua hal dilakukan oleh pihak provider yang bersangkutan, dari mulai maintenance hingga optimasi.

VPS Unmanage

Jika kita sudah tau VPS Managed, maka VPS Unmanaged ini merupakan kebalikan dari VPS managed. Ini artinya, Anda benar-benar hanya memesan server VPS saja dan pihak hosting membatasi tanggung jawab mereka dalam pengelolaan server.

Segala urusan pengelolaan server, monitoring, setup, dan lainnya menjadi tanggung jawab Anda (pengguna) sepenuhnya. Penyedia hanya membantu membuat akun VPS dan setup diawal, selebihnya pengelolaan dan konfigurasi pada VPS adalah tanggung jawab Anda sepenuhnya.

Unmanaged merupakan server yang harus dikelola dengan pengetahuan yang mendalam mengenai sistem linux based atau sistem operasi (OS) Windows.

Dapat dikatakan bahwa unmanaged server ini lebih mengutamakan pada sisi pengelolaan konfigurasi aplikasi secara mandiri. Beberapa konfigurasi tersebut meliputi seperti monitoring, performa, software, dan lainnya harus bisa diselesaikan tanpa bantuan dari penyedia hosting itu sendiri.

Provider hosting hanya akan bertanggung jawab jika internet jaringan unmanaged hosting terjadi masalah atau mati. Dan tanggung jawab lainnya juga dilakukan jika terdapat permasalahan pada node server.

Dari segi biaya sendiri VPS Unmanaged ini tergolong lebih murah dibandingkan versi Manage. Kita tidak mengeluarkan biaya untuk membayar jasa managed server, hanya membayar servernya saja.

Nah ketika kita sudah mengerti mengenai VPS Managed dan VPS Unmanaged, maka pilihan ada ditangan Anda.

Dedicated Server

Hosting dedicated server adalah server fisik dengan sumber daya khusus untuk satu pengguna atau satu situs web. Tidak seperti shared hosting atau VPS, dedicated server menempatkan konten dan file situs web Anda di server yang benar-benar terpisah.

Jika kita ilustrasikan, menggunakan dedicated server seperti memiliki rumah sendiri. Anda memiliki akses penuh dan kontrol atas semua sumber daya, karena Anda tidak perlu berbagi dengan siapa pun.

Dengan dedicated server, Anda memiliki kendali penuh atas server termasuk sistem operasi, perangkat keras, ruang penyimpanan, dll.

ilustrasi perbedaan dedicated server

Dedicated Server Cocok Untuk:

  • Website dengan trafik yang sangat tinggi
  • Website bisnis dengan skala lebih besar seperti toko online
  • Website yang membutuhkan spesifikasi besar

Kelebihan Dedicated Server

  • Kebebasan memiliki hak akses penuh 100%
  • Mendapatkan performa maksimal dari server itu sendiri
  • Relative mempunyai keamanan paling tinggi (tergantung konfigurasi yang dilakukan)
  • Server lebih stabil dan tidak akan terganggu oleh pengguna yang lain

Kekurangan Dedicated Server

  • Biaya sewa yang sangat mahal
  • Harus memahami kinerja dan cara kontrol server. Hal tersebut sangat penting agar Anda bisa mengelola dedicated server dengan maksimal

Pada paket Dedicated Server juga terdapat 2 macam yaitu Dedicated Server Manage dan Dedicated Server Unmanage perbedaan keduanya terletak pada perbedaan pada layanan. Jika Manage berarti pengelolaan server ditangani oleh provide hosting sedangkan Unmanage berarti sebaliknya, yang berarti pengelolaan diserahkan kepada penyewa sepenuhnya.

Dapatkan kupon potongan hosting

Saya menggunakan link affiliasi, apabila Anda membeli hosting dengan link yang saya rekomendasikan. Itu berarti secara tidak langsung Anda memberikan dukungan untuk website ini agar terus berjalan. Saya menerima komisi mulai dari 20% sampai 70% dari pembelian hosting Anda tanpa ada biaya tambahan dibebankan kepada Anda.

Justru jika Anda menggunakan link affiliasi dan kode kupon yang saya berikan, maka Anda mendapatkan potongan harga hosting. Berikut kode kupon yang bisa Anda gunakan:

Gunakan kode kupon HENDKY dan dapatkan diskon 5% di Niagahoster
Gunakan kode kupon HENDKY dan dapatkan diskon 10% di Dewabiz
Gunakan kode kupon HENDKY dan dapatkan diskon 20% di Domainesia
Gunakan kode kupon HENDKY dan dapatkan diskon 10% di Warnahost

Kesimpulan

Mungkin sekarang Anda sudah paham perbedaan Shared Hosting, VPS dan Dedicated Server. Memilih paket hosting sepertinya gampang-gampang susah. Jika Anda seorang pemula sebaiknya memilih shared hosting, dan apabila Anda ingin menggunakan VPS atau Dedicated, pertimbangkan apakah Anda akan memilih hosting dengan layanan Manage atau Unmanage.